Jumat, 10 Juni 2011

INJAKAN I di TANAH PAPUA

Kompleks RS Dok II jayapura, 7 juni 2011

17.43 WIT


Suara azan Maghrib menjadi backsound tulisanku mlm ini. Setting kota Jayapura dri kompleks ini seperti nyala lilin di mlm hari, semakin kangen balik Makassar....jadi ingat kalo jam segini sudah duduk manis di depan mulut pasien dengan berbagai kondisi mulutnya....i’m really mizz it, apalagi tadi dibangunkan oleh suara telfon seorang pasien yg ingin dirawat giginya lagi,,,ya seorang Bapak yg punya anxietas tingkat tinggi, jadi ketika merawat giginya kita hrs penuh dengan cerita.....bersyukur pnh berbagi cerita dng bapak itu, semoga dia mendapatkan dokter yg bisa diajaknya bercerita dan tahu akan kecemasannya yg berlebihan....hmmmmmmmmm


Ok....ok....sy harus mulai belajar beradaptasi dng Tanah Papua, itu terbayang ketika masih dlm pesawat dan info di pesawat kalo stengah jam lagi pesawat akan mendarat di Bandara Sentani.....dan ketika kulihat ke arah jendela, ohhh GOD tampak hamparan hutan luassssss dan hijau, gak ada kehidupan sama sekali....sy baru sadar ternyata Papua sangat jauh.....


And then, puji Tuhan nyampe di Bandara Sentani, turun dri tangga pesawat dan menginjakkan kaki pertama kali di tanah papua, yg terbesit “Masa depan gw mulai dri sini”. Walaupun tentengan berat, gak ngaruh memasuki ruang bandara u mengambil bagasi...

Masuk ruang bandara tuh yg menjadi centre of attention adalah org papua yg tinggi dan badannya gede, nyaliku lgs ciut dan harus bersuara halus, bukan gw banget,hehehhe....tp badan mereka yg besar membuatku takut, hehehehhe, apalgi wktu ada 2 bapak yg bertengkar gara2 ingin menawarkan jasa buruhnya sama sy....oh GOD apa yg terjadi.

But....sy berusaha gak pusing dngn mereka, yg sy pusingkan knp bagasiku lama skli ya....hehehe, dan akhirnya ketemu juga dengan sebuah travel bag merk “Travel Time” dengan bobot 28kg....

Keluar bandara sdh ada keluarga yg jemput, thx to kk “Mama Odi sek.” yg sdh mw jemput.


Sepanjang jalan dri Bandara Sentani menuju Jayapura, banyk yg warna baru di mataku. Orang2 papua itu yg pertama....dan mungkin nanti akan menjadi biasa buat saya. Bahasanya....hohohohoh....sy akan terbiasa juga dengan istilah “epenkah? Cupen to? Tara ada...itu sudah” dekaka....Ada lagi yg menjadi warna di mataku....gunung ya gunung, istilahnya gini disana gunung di sini gunung, sejauh mata memandang gunungggg dan gunung. Ada lagi setiap jarak 1 meter ada gereja, wawwwwww, jdi psti mayoritas anak papa JE ne critanya. Belum lagi salib yg geede2 di gunung,,,,,jadi ingat film vampire, salib dipake u menolak bala....hmmmm, gak ding,hehehehe

Oooo iya ada yg hampir sy lupa, danau Sentani, danau yg luas tp gak tau berapa luasnya.....mungkin suatu saat sy bakalan nongkrong disitu dan bercerita di VAIOku ini....i will be

Sentani, Abepura, Kotaraja, itu nama2 kota yg kulewati dan masuk kota Jayapura. Akhirnya lihat laut stelah dari tadi lihat gunung mulu’.,,,,hehehehe dan yg terkhir menjadi puncak pandanganku adalah tulisan JAYAPURA CITY di atas gunung dengan patung salib dan beberapa tower provider yg serasa ingin bilang ke saya “Wellcome Papua Idha”







Tidak ada komentar:

Posting Komentar