Belajar banyak ternyata dak perlu waktu banyak juga….6 jam buatku mungkin tdk cukup apalagi kalo belajar dunia pergigian ditambah lagi kalo belajarnya main-main dijamin gak bakaln masuk-masuk….Seperti judul statusku di FB “Terima kasih Tuhan bahwa memang aku perlu bersabar untuk mengerti kehendakMu….sekarang Engkau telah tunjukkan semuanya” dari hal ini aku dapat mengerti bahwa semuanya butuh proses,belajar dan bersabar….tapi kali ini so amazing aku bias belajar dalam waktu yg kalo bahasa belandanya six hours (baca : 6 jam)….hhoooooooo..bombastic,keren,dahsyat,,,,,,
Aku mengenalnya 28 tahun yang lalu bertumbuh dalam dunia yg kebanyakan laki-laki…anak bontot dari 8 bersaudara dengan kebanyakan saudara cowok 5 ekor membuatku merasa dunia laki-laki adalah duniaku…dimana2 hrus berurusan dengan cowok…sampai2 dunia cowok mah sdh gak lasim lagi buatku…mulai dari potongan rambut, celana pendek dan jeans, manjat pohon,main layang2, main bola, main kelereng, berenang di sungai…ah indah kalo ingat semua masa kecilku…kemana2 serasa banyak prajurit2ku…mizzz my brotherssssss….dunia keras cowok mungkin sudah pas banget dlm otakku…kalo cowok itu kerassss dan penuh tantangan…hmmmmm
Ternyata 28 tahun bersama mereka tdk mampu membuatku mengenal sisi lain dari saudara2ku ini….kenapa justru 6 jam aku justru tersentak dengan sisi lain yg benar2 aku gak sangka….Oh Jesus trima kasih karena ENGKAU hadirkan mereka dalam hidupku…
Berwal dari tiket pesawat ke merauke yg diover dr tanggal 12 Januari kemarin ke tanggal 13 januari menjadi kelas pembuka dari proses belajarku hari itu…Setelah mendapat telfon dari kantor penerbangan itu…akhirnya aku harus menemaninya ke bandara Hasanuddin menyusuri jalan botolempangan-mandai…oh sangat jauh…pukul 8 mlm dengan suasana kota Makassar yg diguyur hujan kami harus menembus jalan itu dengan motor….banyangin cuma untuk mengurus sebuah kesalahan dr penerbangan yg mesti dibebankan ke penumpangnya….kulihat org2 di penginapan itu mulai gusar dengan keadaan ini…mereka maunya berangkat sesuai jam penerbangan di tiket…kalo bisa nyari jalan pintas dan harus ngomong dengan org di bandara….sudah terpikir kesulitan2 yg bakalan kami temui nanti…mnlg urusan penginapan yg sebelumnya sdh clear ….tpi kulihat dia dengan tenang menghadapi rongrongan org2 di penginapan yg taunya tunggu beres….hmmmm ngomong dengan org2 di penginapan kalo kemungkinan harus nambah semalam lgi kalo benar2 harus diover….clear…clear…kami bisa meninggalkan penginapan itu setelah benar2 dah no problemo…gerakan roda motornya berbelok ke sebuiah mall dekat karebosi dan akhirnya berhenti di parkiran…kuikuti gerakan kakinya menyusuri tangga2 mall itu…dengan alasan lift membuatnya buang2 waktu sj dan terlalu lama…lagian bisa olahraga…huahahaha…
Keringatku mulai produksi ketika mengikuti gerakan kakinya yg sangat cepat..aku seperti ekornya yg meliuk2 ketika dia memegang tanganku dan aku mengikuti jejak kakinya….lincah dan cepat smpi nafasku terasa sesak ketia tiba di sebuah counter CD program…hos..hoss.hos…dia mulai memilih2 CD dan membuatku harus bertanya2 ke yg punya toko…itulah sisi pemalunya…setelah ditotal…harganya 140…..ribu rupiah, dia merogoh kantongnya dan oh my God ternyata yg ada uang yg berbentu bola2…dengan tersenyum …berdua kami mulai membuka uang itu dan menghitungnya …hahahahaha…akhirnya cukup juga setelah ditambah dr duit yg masih nongkrong di dompetku…deal dia ngutang…heheheh…
Urusan CD selesai…lanjutkan ke lantai paling dasar dr mall itu hanya untuk menyambangi ATM (ambil tendili moneinya)qiqiqiiqi…masih seperti ekornya aku harus mengikuti gerakan kakinya yg begitu lincah menuruni tangga dan dia masih erat memegang tanganku smpi2 engsel lututku tersa fleksibel…clear…clear….saatnya meningglkan parkiran mall yg begitu pengab….
Duduk di belakangnya membuatku merasa prajurit2ku yg dulu kembali lagi…menyusuri jalanan yg licin dan melihat hal2 baru di sepanjang jalan menjadi topik selama perjalanan ke bandara….belum lagi cerita masa2 kecil yg juga mampir dalam pembicaraan kami…sampai2 membuatku gak tahan untuk memeluknya kembali…ohhhh..prajuritku benar2 kembali…luv u my brooooo
Memasuki pelataran bandara…membuat kami harus keliling beberapa kali mutar2 hanya untuk mencari jalan menuju parkiran motor….huahhhahha…tawa kami gak bisa tertahan mengingat ketololan kami…sambil mengusap rambutku “dasar org papua katro….”huahahahaha…Memasuki bandara mlm hari ternyata gak sesulit siang hari…petugasnya baik2..hhuahahahh…dengan mudah kami bisa masuk…lolos da….Langsung menyambangi stand penerbangan itu untuk membahas permaslahan yg membuat kami harus bertandang ke bandara…Kuperhatikan dia mulai bertanya apa yg terjadi…setelah merasa puas dengan jawaban petugas,dia mulai berbicara dengan org2 yg hanya nongkrong di penginapan melalui telfon selulernya…sepertinya dia mendapat rongrongan entah ngomongnya seperti apa…tp kulihat di tenang2 saja…dia mencoba kompromi lagi tp kayaknya jalan keluarnya mmg sudah itu…dia datang di sampingku mencoba ngobrol kalo dia disuruh menelfon slah seorag staf di bandara yg merupakan keluarga dr org2 yg nongkrong di penginapan itu…kucoba menjawab ah ngapain toh bukan dia yg punya pesawat….jawabanya sngt bijaksana buatku…gak ada salahnya mencoba dan menghargai pendapat org lain kita tetap berdoa Tuhan pasti kasi jalan….hmmmm masih sempat jg hati bijaksananya bicara di kala keadaan tersudut kyk gini….
Tiba2 teringat di otak manisku kalo kupunya sepupu yg jg kerja sbgi staf di penerbangan ini,kucoba hub dia dan ternyata dia tugas mlm ini…Tuh kan Tuhan baik….dia melirik ke aku dengan ucapan itu…sepupuku akhirnya memberi solusi yg brilian…hmmm mujizat yg itu nyata terucap dlm hatiku sambil tersenyum…tp tiba2 staf yg td direkomendid sma org yg nongkrong di penginapan itu datang juga….hmmm kita liat apa yg dia bisa lakukan…Sebut sj namanya staf rekomendid…stelah ngomong dengan pertugas penerbangan itu..dia dtg dengan jawaban yg sebenarnya dr tdi kami sudah tahu,kalo emang harus diover…hufffftttttt itu yg terbesit di raut mukaku…….Tapi aku tersentak ketika sang prajuritku bilang…setiap org harus diberi kesempatan…ingat itu…tanpa lupa mencubit pipiku…..hiks..hikss…hiks..ternyata dia tahu ekspresiku…dukun ya bro pikirku
Pukul 00.00 dini hari sudah masuk tgl 12 januari yg seharusnya sebentar lgi mereka bisa take off sesuai jadwal tiket sebelumnya tpi harus mundur smpi besoknya lagi….duduk di ruang tunggu bandara menunggu ganti rugi dari penerbangan itu….membuatku semakin smangt mengikuti proses belajar ini…
Ringtone “joy to the world” di my moto…membuatku tersentak melihat incoming call dr no 0813......66, dengan lincah tanganku menekan tombol yes…Obrolanku dimulai…waktu demi waktu…sesekali dia menatapku mungkin ketika ada nada suaraku yg menggelitiknya dan harus menoleh….mungki dia mengerti apa yg smentara aku bicarakan dengan sang penelfon itu….tak terasa dia mengusap pundakku dan berbisik sabar ya dek….ngomong sj…kurasa dia benar2 tahu apa yg kurasa saat itu….kira2 sejam lebih aku berbicara dengan sang penelfon itu sampi called end muncul di layar my moto…Kuhela nafas panjang…dan ternyata nafasku itu membuatnya menoleh kle arahku..sabarko na dek…sambil merangkulku…semakin kurasa dia tahu apa yg kualami…dan tak terasa tetesan dr mataku mulai mengalir di pundaknya akhirnya dia mendekapku dalam pelukannya…nangis sj dek kalo itu bisa membuatmu lega…dalm keadaan ini kurasa benar2 tidak sendiri…kurasa semua prajurit2ku ada melindungiku…setelah tangisku terhenti dia mulai pembicaraan dengan bertanya…kenapa????Mulutku mulai lentur bercerita apa yg kualami akhir tahun kemarin dan awal tahun ini…kulihat dia menyimaknya sambil memegang erat tanganku …Tuhan trima kasih dia ada untukku…Dia mulai bercerita tentang gimana dia sebagai laki2 kadang harus jadi ibu buat anak2nya…dan menjadi pasangan yg seimbang untuk istrinya dia berucap bahwa menghargai wanita itu seperti menghargai ibu dan saudara perempuannya….dia mengajariku bagaimana menghargai seorang laki2 dan terlebih bagaimana menempatkan diri sebagai wanita yg harus menghargai pasangannya….Dia mengajariku bersikap bijaksana menghadapi pergumulan ini…bahwa Tuhan itu punya rencana yg indah dan harus melewati proses untuk menanti waktu Tuhan…dia mengajariku menjadi wanita sabar dan tegar…dia membuatku merasa tak sendiri menghadapi pergumulan ini…hmmm dia tdk mempersalahklan siapa2 dlm mslhku ini,yg dia bilang kalo semua ini adalah sebuah proses pembelajaran…ketika kata tidak adil buatku terucap dr mulutku dia semakin erat menggengam tanganku dan berucap dek…suatu saat ko akan lihat bahw ko akan melihat keadilan itu ada….jangan pernah terucap kata benci yg menjadi sandungan buat dirimu sendiri……banyak cerita yg membuka pikiranku terucap dri mulutnya….sampi akhirnya dia berkata, terus dek pergumulkan dengan Tuhan karena itu jalan keluar dari semuanya…..Sambil berdiri dan mengusap kepalaku, sabar dan tegar ya dek itu ucapnya dan meninggalkanku di kursi menuju petugas yg memanggilnya…
Yang lgsung terbesit dalam pikiranku…Tuhan Yesus trima kasih kalo aku punya anugerah seperti ini…aku menyadari kalo di balik sosok kuatnya kutemukan sisi yg selama ini tersembunyi….tiba2 terbesit dalam pikirku kalo aku pernah mendapatkan sosok yg tenang dan sabar ini pada seseorag…tpi sygnya mungkin dia tidak menyadari kalo itu alasan : KENAPA HARUS KAU….hmmm…kuberharap dalam doaku kuakan mendapt lagi seorang yg bisa seprti itu….setiap manusia gak ada yg sempurna…tapi tdak ada salahnya untuk saling melengkapi…Trima kasih Tuhan Yesus kalo rasa itu pernah Engkau anugerahkan dan aku percaya rasa itu akan ada lagi….I believe it…
Dia datang denegan senyum2 membawa duit ganti rugi….kutertawa memperhatikan kukunya yg sangat kotor ….he..he..he…dasar jorok ucapku…Boarding pas di tangan + uang ganti rugi mengantar kami keluar dari bandara yg hampir 6 jam menjadi tempat proses belajarku yg sangat kilat…Hujan juga mulai berhenti dan dengan santai kami menyusuri jalanan itu sambil cerita masa kecil, menggodaku tentang sang penelfon itu…hmmmm kusemakin erat memeluknya….Tuhan trima kasih aku memilikinya,trima kasih dia ada ketika aku rapuh…trima kasih Tuhan semuanya….
Cerita demi cerita slsi slma perjalanan dr bandara ke tempat kostku…pukul 3 dini hari ketika tiba di tempat kostku…hmmmm ternyata cerita belum slsi,,,,masih lanjut ketika 2 mangkok mie rebus menjadi teman cerita kami…smpi benar2 tetes terakhir….Kubersyukur Tuhan menciptakan keadaan ini sampai aku bisa belajar banyak hal….setelah bayar utang dia pamit pulang ke penginapan….hmmmm,,,,,tp 1 hal yg membuatku semakin yakin dan bersykur kalo kutemukan alasan KENAPA HARUS KAU,,,,, dalam sosoknya…semoga suatu saat kubisa temukan kembali pada sosok lain alasan KENAPA HARUS KAU….Pelajaran itu berakhir ketika dia memelukku lagi dan berkata…jadi wanita yg sabar dan kuat ya dek….jangan lupa sllu berharap kepada Tuhan sambil mengusap kepalaku dan mencium keningku….inilah yg kukangenin dari prajurit2ku….Trima kasih Tuhan Yesus…trima kasih Tuhan Yesus….
Thx to my stronger brother : Tnuq Pasangallo….terima kasih untuk belajar kilatnya…. U can make me be stronger woman so I said the risk that : KENAPA HARUS KAU….special thx to my Big Guys : Papa JE …thx to u’r miracle in my life…Luv u all……
Selasa, 26 Januari 2010
Sabtu, 09 Januari 2010
MALAIKAT TAHU……....AKU, KAU DAN DIA
Setiap mau posting di blog ku, aku selalu bingung harus mulai dari mana…Sangat susah untuk memulainya,apalagi kalo nyangkut perasaan…..hmmmmmmm,,,,,,,Mungkin setelah baca blog ini akan ada emosi yg keluar mungkin ada yg menertawaiku…marah…ato bahkan kasihan…Aku hanya ingin berucap apa yg aku rasa….apapun itu aku terima karena “Malaikat tahu…aku, kau dan dia”….
Malaikat…………
Dalam imajinasiku malaikat itu berbaju putih,bersayap,cantik,gagah,selalu tersenyum,memberikan perlindungan dengan kedua sayapnya. Itu yang aku tahu sejak kecil dari gambar-gambarnya. Kenapa harus malaikat ….??? Karena malaikat tahu apa yang sebenarnya terjadi walaupun tersembunyi sehingga dunia tidak tahu….hmmmmm kuberharap malaikat bisa datang diantara aku, kau dan dia sehingga tidak ada sedih dan sakit dan yang ada tawa dan bahagia. Malaikat dimanakah engkau….???? Datanglah dan katakan apa yang terjadi…karena aku yakin….”Malaikat tahu….aku, kau dan dia”
Aku dan Kau………
Aku dan kau ada 7 bulan lalu secara tdk sengaja….walaupun kebersamaan aku dan kau sudah sejak zaman putih abu-abu, tapi entah kenapa baru kali ini begitu dekat….mungkin ini yg disebut waktunya. Waktunya aku dan kau bersama…indah,berbagi,tertawa dalam sebuah kesederhanaan…itu yg aku kangenin. Mungkin bisa dihitung kebersamaan itu 1,2,3, 4……Berawal di rumahNYA…aku dan kau ada, indah kalau ingat smua itu serasa ingin mengulang waktu itu terus menerus…Komitmen aku dan kau ada walaupun banyak dinding yg harus menutupi…aku coba lalui karena kutahu jalanNYA tidak semudah yg terpikirkan. Aku dan kau…. tersembunyi dan hanya segelintir dunia yang tahu, itulah inginmu. Kuhargai inginmu, karena mungkin ini bagian dari kesederhanaanmu. Kuhanya bisa diam…walaupun dalam hati kecilku…ada ingin dunia juga tahu…kalau aku dan kau ada… tp kucoba berharap mungkin nanti ada waktu yg tepat. Aku dan kau ada hanya beberapa waktu….walaupun buat aku itu bukan waktu yang singkat…Banyak hal yg telah aku dan kau tahu…Aku belajar berbagi lebih dan kurangku dan aku berusaha memahami lebih dan dan kurangmu.Selama aku dan kau, asa itu ada aku dan kau selalu tertawa dan berbagi terus menerus. Kalau mau jujur selama aku dan kau ada sebuah ketulusan yg aku punya dan harapku kau juga punya ketulusan itu,entah itu kapan …tapi ternyata ego itu datang menghancurkan semuanya. Waktu itu aku merasa diamku harus bersuara, tp kau tdk pernah mau bersuara….Itu yg membuat diamku berucap sudahlah……..dan kau juga berucap demikian….walaupun rasa aku dan kau masih ada. Ketika aku dan kau pergi….aku merasa ada yg hilang, kucoba mencarinya kembali, tapi ternyata susah ditemui….sebulan berlalu aku dan kau beku, tapi entah kenapa harap ini begitu besar aku dan kau punya waktu lagi. Kucoba bergumul denganNYA dalam diam dan sabarku…Sampai kemarin menjelang kau datang kembali , harapmu aku menunggumu….terbesit girang dalam hati kecilku kalau waktu aku dan kau akan kembali lgi…sampai ketika senyummu ada di depanku dan genggamanmu begitu erat….trima kasih kuberucap padaNYA…tp ternyata itu belum akhir sebuah keputusan…menunggumu lagi….itu suara yg keluar dr ucapmu…aku coba tanya tp alasannya membuatku jadi wanita diam dan bersabar menunggu waktu itu, sambil kucari sendiri jawabannya dengan bergumul kepadaNYA……
Aku dan Dia…………
Aku dan dia ada jauh sebelum aku dan kau ada. Aku dan dia bertumbuh dalam masa kecil, bermain, tertawa dan berbagi. Indah kalau ingat waktu itu….Rasanya tidak ingin ada yg merusak waktu itu…Banyak cerita aku dan dia…yang pasti aku mengenalnya dan dia juga mengenalku…Aku dan dia adalah sahabat kecil, remaja sampai sekarang…
Aku, Kau dan Dia ………….
Sampai pada suatu titik….sehari menjelang waktu untuk aku menanti jawaban itu, dengan lembutNYA memberiku sebuah jawaban atas harapku itu…lewat dunia aku tahu kalau kau dan dia ada…Jujur aku hanya diam dan pedih sampai itu menetes dalam doaku….inikah jawabanNYA. Kucoba terus diam dan bersabar sampai hal itu mau terucap ketika kau datang. Kuterus bergumul denganNYA…apa yg harus kulakukan pada saat bertemu denganmu…..apakah aku akan marah,diam, menangis…entahlah… Sampai akhirnya kau datang…masih dengan senyuman,entah apa yg terbesit dalam pikirmu ketika melihatku tersenyum menyambutmu….Jujur di balik senyumku ada pedih, sedih, marah tp kucoba tetap diam dan bersabar smpi suaramu berucap kalau kau dan dia ada, karena selama ini aku tlh belajar dr sosok seorang wanita paruh baya yg setia menemaniku untuk tetap jadi wantita kuat dan berbesar hati….Detik, menit dan jam aku dan kau lalui malam itu dengan berbagi senyum,tawa dan cerita…tapi suaramu belum berucap kalalu kau dan dia ada…kuberanikan untuk bertanya…kuhanya ingin sebuah kejujuran itu terucap….tapi kau berusaha menutupi segalanya…sampai suatu ketika keberanian itu benar-benar ada, kucoba tanyakan kau dan dia,,,, aku tidak tahu bagaiman perasaanmu waktu mengakui itu….Akhirnya ucapmu bersuara kalau kau dan dia ada ketika aku dan kau beku.Tapi satu hal kau masih menanyakan aku dan kau….Dengarnya aku senang…tapi di lain sisi sungguh tidak adil buat dia sebagai seorang wanita...karena dia tidak tahu aku dan kau ada sampai kau dan dia ada. Biar aku yg mengalah dan menepis rasa ini……walaupun ketika menyusuri jalan itu genggamanmu itu begitu erat…entah apa yg kau rasa saat itu sampai ketika aku dan kau harus melepasanya. Ketika ingin pergi suaramu masih berucap “miz u”…..ahhhhh…. kucoba menjawabnya dengan “miz u too” walaupun dlm hati kecilku ini tdk adil buat dia....Maafkan aku kalau rasa itu masih ada…
Namun……..dibalik semua ini kau memintaku untuk jadi wanita diam dan berpura-pura bodoh kalau aku dan kau pernah ada. Entah apa maksudmu, tapi kucoba pahami dengan diam dan sabarku…Tapi kalau mau jujur, sungguh tidak adil buatku kenapa waktu aku dan kau harus tersembunyi….????kenapa waktu kau dan dia dunia tahu….??? Ada kala ketika aku dan dia bertemu ….aku jadi wanita diam,munafik,tertawa dan tersenyum....maafkan aku….kalau harus bersembunyi di balik semua itu….Mungkin suatu saat dia akan mengerti arti diamku ini…. Walaupun aku tahu jadi wanita diam itu tidak gampang…..tp terus kugumuli denganNYA karena kuyakin ada jawabanNYA yg indah buatku……
Malaikat.....datanglah dengan sayapmu peluk aku dalam diamku…hangatkan aku dalam sabarku dan kuatkan aku dalam senyumku……karena “Malaikat tahu….Aku, kau dan dia”
Malaikat…………
Dalam imajinasiku malaikat itu berbaju putih,bersayap,cantik,gagah,selalu tersenyum,memberikan perlindungan dengan kedua sayapnya. Itu yang aku tahu sejak kecil dari gambar-gambarnya. Kenapa harus malaikat ….??? Karena malaikat tahu apa yang sebenarnya terjadi walaupun tersembunyi sehingga dunia tidak tahu….hmmmmm kuberharap malaikat bisa datang diantara aku, kau dan dia sehingga tidak ada sedih dan sakit dan yang ada tawa dan bahagia. Malaikat dimanakah engkau….???? Datanglah dan katakan apa yang terjadi…karena aku yakin….”Malaikat tahu….aku, kau dan dia”
Aku dan Kau………
Aku dan kau ada 7 bulan lalu secara tdk sengaja….walaupun kebersamaan aku dan kau sudah sejak zaman putih abu-abu, tapi entah kenapa baru kali ini begitu dekat….mungkin ini yg disebut waktunya. Waktunya aku dan kau bersama…indah,berbagi,tertawa dalam sebuah kesederhanaan…itu yg aku kangenin. Mungkin bisa dihitung kebersamaan itu 1,2,3, 4……Berawal di rumahNYA…aku dan kau ada, indah kalau ingat smua itu serasa ingin mengulang waktu itu terus menerus…Komitmen aku dan kau ada walaupun banyak dinding yg harus menutupi…aku coba lalui karena kutahu jalanNYA tidak semudah yg terpikirkan. Aku dan kau…. tersembunyi dan hanya segelintir dunia yang tahu, itulah inginmu. Kuhargai inginmu, karena mungkin ini bagian dari kesederhanaanmu. Kuhanya bisa diam…walaupun dalam hati kecilku…ada ingin dunia juga tahu…kalau aku dan kau ada… tp kucoba berharap mungkin nanti ada waktu yg tepat. Aku dan kau ada hanya beberapa waktu….walaupun buat aku itu bukan waktu yang singkat…Banyak hal yg telah aku dan kau tahu…Aku belajar berbagi lebih dan kurangku dan aku berusaha memahami lebih dan dan kurangmu.Selama aku dan kau, asa itu ada aku dan kau selalu tertawa dan berbagi terus menerus. Kalau mau jujur selama aku dan kau ada sebuah ketulusan yg aku punya dan harapku kau juga punya ketulusan itu,entah itu kapan …tapi ternyata ego itu datang menghancurkan semuanya. Waktu itu aku merasa diamku harus bersuara, tp kau tdk pernah mau bersuara….Itu yg membuat diamku berucap sudahlah……..dan kau juga berucap demikian….walaupun rasa aku dan kau masih ada. Ketika aku dan kau pergi….aku merasa ada yg hilang, kucoba mencarinya kembali, tapi ternyata susah ditemui….sebulan berlalu aku dan kau beku, tapi entah kenapa harap ini begitu besar aku dan kau punya waktu lagi. Kucoba bergumul denganNYA dalam diam dan sabarku…Sampai kemarin menjelang kau datang kembali , harapmu aku menunggumu….terbesit girang dalam hati kecilku kalau waktu aku dan kau akan kembali lgi…sampai ketika senyummu ada di depanku dan genggamanmu begitu erat….trima kasih kuberucap padaNYA…tp ternyata itu belum akhir sebuah keputusan…menunggumu lagi….itu suara yg keluar dr ucapmu…aku coba tanya tp alasannya membuatku jadi wanita diam dan bersabar menunggu waktu itu, sambil kucari sendiri jawabannya dengan bergumul kepadaNYA……
Aku dan Dia…………
Aku dan dia ada jauh sebelum aku dan kau ada. Aku dan dia bertumbuh dalam masa kecil, bermain, tertawa dan berbagi. Indah kalau ingat waktu itu….Rasanya tidak ingin ada yg merusak waktu itu…Banyak cerita aku dan dia…yang pasti aku mengenalnya dan dia juga mengenalku…Aku dan dia adalah sahabat kecil, remaja sampai sekarang…
Aku, Kau dan Dia ………….
Sampai pada suatu titik….sehari menjelang waktu untuk aku menanti jawaban itu, dengan lembutNYA memberiku sebuah jawaban atas harapku itu…lewat dunia aku tahu kalau kau dan dia ada…Jujur aku hanya diam dan pedih sampai itu menetes dalam doaku….inikah jawabanNYA. Kucoba terus diam dan bersabar sampai hal itu mau terucap ketika kau datang. Kuterus bergumul denganNYA…apa yg harus kulakukan pada saat bertemu denganmu…..apakah aku akan marah,diam, menangis…entahlah… Sampai akhirnya kau datang…masih dengan senyuman,entah apa yg terbesit dalam pikirmu ketika melihatku tersenyum menyambutmu….Jujur di balik senyumku ada pedih, sedih, marah tp kucoba tetap diam dan bersabar smpi suaramu berucap kalau kau dan dia ada, karena selama ini aku tlh belajar dr sosok seorang wanita paruh baya yg setia menemaniku untuk tetap jadi wantita kuat dan berbesar hati….Detik, menit dan jam aku dan kau lalui malam itu dengan berbagi senyum,tawa dan cerita…tapi suaramu belum berucap kalalu kau dan dia ada…kuberanikan untuk bertanya…kuhanya ingin sebuah kejujuran itu terucap….tapi kau berusaha menutupi segalanya…sampai suatu ketika keberanian itu benar-benar ada, kucoba tanyakan kau dan dia,,,, aku tidak tahu bagaiman perasaanmu waktu mengakui itu….Akhirnya ucapmu bersuara kalau kau dan dia ada ketika aku dan kau beku.Tapi satu hal kau masih menanyakan aku dan kau….Dengarnya aku senang…tapi di lain sisi sungguh tidak adil buat dia sebagai seorang wanita...karena dia tidak tahu aku dan kau ada sampai kau dan dia ada. Biar aku yg mengalah dan menepis rasa ini……walaupun ketika menyusuri jalan itu genggamanmu itu begitu erat…entah apa yg kau rasa saat itu sampai ketika aku dan kau harus melepasanya. Ketika ingin pergi suaramu masih berucap “miz u”…..ahhhhh…. kucoba menjawabnya dengan “miz u too” walaupun dlm hati kecilku ini tdk adil buat dia....Maafkan aku kalau rasa itu masih ada…
Namun……..dibalik semua ini kau memintaku untuk jadi wanita diam dan berpura-pura bodoh kalau aku dan kau pernah ada. Entah apa maksudmu, tapi kucoba pahami dengan diam dan sabarku…Tapi kalau mau jujur, sungguh tidak adil buatku kenapa waktu aku dan kau harus tersembunyi….????kenapa waktu kau dan dia dunia tahu….??? Ada kala ketika aku dan dia bertemu ….aku jadi wanita diam,munafik,tertawa dan tersenyum....maafkan aku….kalau harus bersembunyi di balik semua itu….Mungkin suatu saat dia akan mengerti arti diamku ini…. Walaupun aku tahu jadi wanita diam itu tidak gampang…..tp terus kugumuli denganNYA karena kuyakin ada jawabanNYA yg indah buatku……
Malaikat.....datanglah dengan sayapmu peluk aku dalam diamku…hangatkan aku dalam sabarku dan kuatkan aku dalam senyumku……karena “Malaikat tahu….Aku, kau dan dia”
Langganan:
Postingan (Atom)