Setiap mau posting di blog ku, aku selalu bingung harus mulai dari mana…Sangat susah untuk memulainya,apalagi kalo nyangkut perasaan…..hmmmmmmm,,,,,,,Mungkin setelah baca blog ini akan ada emosi yg keluar mungkin ada yg menertawaiku…marah…ato bahkan kasihan…Aku hanya ingin berucap apa yg aku rasa….apapun itu aku terima karena “Malaikat tahu…aku, kau dan dia”….
Malaikat…………
Dalam imajinasiku malaikat itu berbaju putih,bersayap,cantik,gagah,selalu tersenyum,memberikan perlindungan dengan kedua sayapnya. Itu yang aku tahu sejak kecil dari gambar-gambarnya. Kenapa harus malaikat ….??? Karena malaikat tahu apa yang sebenarnya terjadi walaupun tersembunyi sehingga dunia tidak tahu….hmmmmm kuberharap malaikat bisa datang diantara aku, kau dan dia sehingga tidak ada sedih dan sakit dan yang ada tawa dan bahagia. Malaikat dimanakah engkau….???? Datanglah dan katakan apa yang terjadi…karena aku yakin….”Malaikat tahu….aku, kau dan dia”
Aku dan Kau………
Aku dan kau ada 7 bulan lalu secara tdk sengaja….walaupun kebersamaan aku dan kau sudah sejak zaman putih abu-abu, tapi entah kenapa baru kali ini begitu dekat….mungkin ini yg disebut waktunya. Waktunya aku dan kau bersama…indah,berbagi,tertawa dalam sebuah kesederhanaan…itu yg aku kangenin. Mungkin bisa dihitung kebersamaan itu 1,2,3, 4……Berawal di rumahNYA…aku dan kau ada, indah kalau ingat smua itu serasa ingin mengulang waktu itu terus menerus…Komitmen aku dan kau ada walaupun banyak dinding yg harus menutupi…aku coba lalui karena kutahu jalanNYA tidak semudah yg terpikirkan. Aku dan kau…. tersembunyi dan hanya segelintir dunia yang tahu, itulah inginmu. Kuhargai inginmu, karena mungkin ini bagian dari kesederhanaanmu. Kuhanya bisa diam…walaupun dalam hati kecilku…ada ingin dunia juga tahu…kalau aku dan kau ada… tp kucoba berharap mungkin nanti ada waktu yg tepat. Aku dan kau ada hanya beberapa waktu….walaupun buat aku itu bukan waktu yang singkat…Banyak hal yg telah aku dan kau tahu…Aku belajar berbagi lebih dan kurangku dan aku berusaha memahami lebih dan dan kurangmu.Selama aku dan kau, asa itu ada aku dan kau selalu tertawa dan berbagi terus menerus. Kalau mau jujur selama aku dan kau ada sebuah ketulusan yg aku punya dan harapku kau juga punya ketulusan itu,entah itu kapan …tapi ternyata ego itu datang menghancurkan semuanya. Waktu itu aku merasa diamku harus bersuara, tp kau tdk pernah mau bersuara….Itu yg membuat diamku berucap sudahlah……..dan kau juga berucap demikian….walaupun rasa aku dan kau masih ada. Ketika aku dan kau pergi….aku merasa ada yg hilang, kucoba mencarinya kembali, tapi ternyata susah ditemui….sebulan berlalu aku dan kau beku, tapi entah kenapa harap ini begitu besar aku dan kau punya waktu lagi. Kucoba bergumul denganNYA dalam diam dan sabarku…Sampai kemarin menjelang kau datang kembali , harapmu aku menunggumu….terbesit girang dalam hati kecilku kalau waktu aku dan kau akan kembali lgi…sampai ketika senyummu ada di depanku dan genggamanmu begitu erat….trima kasih kuberucap padaNYA…tp ternyata itu belum akhir sebuah keputusan…menunggumu lagi….itu suara yg keluar dr ucapmu…aku coba tanya tp alasannya membuatku jadi wanita diam dan bersabar menunggu waktu itu, sambil kucari sendiri jawabannya dengan bergumul kepadaNYA……
Aku dan Dia…………
Aku dan dia ada jauh sebelum aku dan kau ada. Aku dan dia bertumbuh dalam masa kecil, bermain, tertawa dan berbagi. Indah kalau ingat waktu itu….Rasanya tidak ingin ada yg merusak waktu itu…Banyak cerita aku dan dia…yang pasti aku mengenalnya dan dia juga mengenalku…Aku dan dia adalah sahabat kecil, remaja sampai sekarang…
Aku, Kau dan Dia ………….
Sampai pada suatu titik….sehari menjelang waktu untuk aku menanti jawaban itu, dengan lembutNYA memberiku sebuah jawaban atas harapku itu…lewat dunia aku tahu kalau kau dan dia ada…Jujur aku hanya diam dan pedih sampai itu menetes dalam doaku….inikah jawabanNYA. Kucoba terus diam dan bersabar sampai hal itu mau terucap ketika kau datang. Kuterus bergumul denganNYA…apa yg harus kulakukan pada saat bertemu denganmu…..apakah aku akan marah,diam, menangis…entahlah… Sampai akhirnya kau datang…masih dengan senyuman,entah apa yg terbesit dalam pikirmu ketika melihatku tersenyum menyambutmu….Jujur di balik senyumku ada pedih, sedih, marah tp kucoba tetap diam dan bersabar smpi suaramu berucap kalau kau dan dia ada, karena selama ini aku tlh belajar dr sosok seorang wanita paruh baya yg setia menemaniku untuk tetap jadi wantita kuat dan berbesar hati….Detik, menit dan jam aku dan kau lalui malam itu dengan berbagi senyum,tawa dan cerita…tapi suaramu belum berucap kalalu kau dan dia ada…kuberanikan untuk bertanya…kuhanya ingin sebuah kejujuran itu terucap….tapi kau berusaha menutupi segalanya…sampai suatu ketika keberanian itu benar-benar ada, kucoba tanyakan kau dan dia,,,, aku tidak tahu bagaiman perasaanmu waktu mengakui itu….Akhirnya ucapmu bersuara kalau kau dan dia ada ketika aku dan kau beku.Tapi satu hal kau masih menanyakan aku dan kau….Dengarnya aku senang…tapi di lain sisi sungguh tidak adil buat dia sebagai seorang wanita...karena dia tidak tahu aku dan kau ada sampai kau dan dia ada. Biar aku yg mengalah dan menepis rasa ini……walaupun ketika menyusuri jalan itu genggamanmu itu begitu erat…entah apa yg kau rasa saat itu sampai ketika aku dan kau harus melepasanya. Ketika ingin pergi suaramu masih berucap “miz u”…..ahhhhh…. kucoba menjawabnya dengan “miz u too” walaupun dlm hati kecilku ini tdk adil buat dia....Maafkan aku kalau rasa itu masih ada…
Namun……..dibalik semua ini kau memintaku untuk jadi wanita diam dan berpura-pura bodoh kalau aku dan kau pernah ada. Entah apa maksudmu, tapi kucoba pahami dengan diam dan sabarku…Tapi kalau mau jujur, sungguh tidak adil buatku kenapa waktu aku dan kau harus tersembunyi….????kenapa waktu kau dan dia dunia tahu….??? Ada kala ketika aku dan dia bertemu ….aku jadi wanita diam,munafik,tertawa dan tersenyum....maafkan aku….kalau harus bersembunyi di balik semua itu….Mungkin suatu saat dia akan mengerti arti diamku ini…. Walaupun aku tahu jadi wanita diam itu tidak gampang…..tp terus kugumuli denganNYA karena kuyakin ada jawabanNYA yg indah buatku……
Malaikat.....datanglah dengan sayapmu peluk aku dalam diamku…hangatkan aku dalam sabarku dan kuatkan aku dalam senyumku……karena “Malaikat tahu….Aku, kau dan dia”
Trima kasih Tuhan...kalau jawabanMU indah pada waktunya...ajrku sllu bersabar mengahadapi semuanya
BalasHapus